Jakarta:
Selasa (10/12) dini hari, gerbong kereta listrik (KRL) yang anjlok
akibat tabrakan dengan truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di
Bintaro telah berhasil didirikan di
atas rel.
Evakuasi sempat mengalami hambatan karena truk tangki BBM tersangkut
pohon yang berada di samping perlintasan kereta. Guna memudahkan proses
evakuasi kereta, pohon di samping perlintasan rel KA tersebut terpaksa
ditebang.
Dari delapan gerbong KRL, dua gerbong rusak total dan nantinya akan dibawa ke
Balai Yasa, Manggarai. Gerbong kereta yang sempat meledak adalah gerbong khusus wanita yang terdapat di bagian depan kereta.
Sekitar pukul 22:00 WIB, Direktur Utama PT. KAI Ignasius Johan datang
memantau proses evakuasi. Banyak warga yang hingga kini masih berada di
lokasi kejadian untuk menonton dan mendokumentasikan proses evakuasi.
Editor: Torrie Natalova