Samarinda: Direktur Utama Persisam Putra Samarinda
Harbiansyah Hanafiah mengumumkan pergantian nama untuk tim Persisam
Putra Samarinda yang akan tampil di Liga Super
Indonesia musim depan menjadi Putra Samarinda.
Harbiansyah, Minggu (8/12), mengatakan bahwa manajemen sudah mengajukan
permohonan perubahan tersebut ke PSSI dan ditembuskan ke PT Liga
Indonesia (LI), selaku
regulator kompetisi Indonesia
Super League (ISL).
"Saya memang ingin mengembalikan nama tim Persisam ke asalnya yakni
Putra Samarinda atau Pusam dan PT Liga sudah menyetujui permohonan
tersebut, sehingga untuk musim kompetisi mendatang kita sudah tidak lagi
memakai nama Persisam Putra Samarinda," terang Harbiansyah.
Menurut dia, perubahan nama pada satu klub
sepak bola Indonesia dibenarkan, seperti yang dilakukan oleh beberapa klub lainnya seperti Pelita Jaya menjadi Bandung Raya (PBR).
Begitu pula dengan Gelora
Dewata Bali, yang saat ini berganti nama menjadi Deltras Sidoarjo, kemudian Persijatim Jakarta Timur menjadi Sriwijaya FC.
"Tetangga kita Mitra Kukar, awalnya adalah Mitra
Surabaya
dan sempat menjadi Mitra Kalteng sebelum akhirnya diakuisisi ke
Tenggarong dan berganti nama menjadi Mitra Kukar," jelas Harbiansyah.
Sejarah tim Persisam Putra Samarinda dikatakan Harbiansyah tidak bisa
dilepaskan dari tim Putra Samarinda yang mulai dikibarkan pada 2003.
Ketika itu, lanjut Harbiansyah, karena krisis keuangan tim Putra
Samarinda dihibahkan ke Pemkot Samarinda dan kemudian berganti nama
menjadi Persisam Putra Samarinda.
Meski demikian dikatakan Harbiansyah, pada akad hibah tercantum
perjanjian, yakni jika pemkot tidak mampu membiayai klub lagi, maka
pihak pertama atau pemilik klub berhak mengambil alih kembali.
Pengambil alihan oleh Harbiansyah terjadi pada musim kompetisi 2010/2011
dan bertepatan dengan keluarnya keputusan Mendagri terkait larangan
penggunaan APBD untuk kegiatan sepak bola profesional.
Sehingga, praktis Harbiansyah sebagai pemilik klub awal mengambil alih
kuasa tim Persisam dalam mengarungi kompetisi Liga Super Indonesia.
"Dengan perubahan nama ini, saya pikir masyarakat Samarinda khususnya
pecinta klub ini tidak merisaukannya, karena tim Samarinda tetap akan
berkiprah di Liga Super Indonesia," ucapnya.
Harbiansyah berharap perubahan nama Putra Samarinda ini, bakal membawa
prestasi tim semakin bagus menuju kompetisi mendatang. (Ant)
Editor: Basuki Eka Purnama