Jakarta: Polda
Metro Jaya mengaku perlintasan rel Pondok Betung, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sebagai wilayah rawan kecelakaan.
"Walaupun
ada pintunya,
tapi jalur itu alurnya padat. Bisa saja pas kereta melintas, masih ada
kendaraan yang tidak terhadang," ujar Wakil Direktur Lalu Lintas Polda
Metro Jaya AKB Sambodo Purnomo, Senin (9/12).
Sambodo mengaku arus lalu-lintas di lokasi kejadian terbilang padat. Di
sana kemacetan menjadi pemandangan biasa dan tidak jarang kendaraan yang
melaju, terjebak di tengah rel.
"Kalau melihat situasi arus lalu lintas di tempat kejadian perkara, kondisinya memang cukup rawan," kata dia.
Sejauh ini pihak kepolisian tengah melakukan investigasi guna mencari
penyebab kecelakaan. Hasil penyelidikan akan digunakan untuk mencari
solusi guna mencegah terulangnya petaka serupa.
Seperti diberitakan, truk BBM itu mengangkut 24 kiloliter premium. Truk
menerobos perlintasan kereta. Padahal sirine sudah menyala dan palang
pintu sebelah hendak menutup. Palang pintu sebelahnya lagi tidak bisa
menutup.
Truk ditabrak kereta Serpong-Tanah Abang yang melaju cepat. Kebakaran
dan ledakan terjadi. Satu gerbong terguling akibat insiden ini. Masinis
dan dua teknisi kereta meninggal, dua korban meninggal lainnya
penumpang. Puluhan korban lainnya mengalami luka bakar. (Golda Eksa)
Editor: Khudori