Hingga malam ini masih
ada
10 orang korban tabrakan KRL vs truk tangki yang dirawat di RS dr
Suyoto. Beberapa dari enam puluh korban yang sempat dirawat dirujuk ke
rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih lengkap dan sebagian besar
lainnya sudah diperbolehkan pulang.
"Yang harus rawat inap ada 9 dan 1 lagi masih di UGD, kondisinya
stabil," kata Kolonel dr. Satryo Utomo, kelapa RS dr Suyoto, Jl RC
Veteran, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2013).
Sembilan korban yang menjalani rawat inap, mengalami luka bakar kurang
dari 30 persen bagian tubuhnya. Sedangkan yang lebih besar dari itu
dirujuk ke RS Internasional Bintaro dan RS Fatmawati yang memiliki
instalasi rawat luka bakar lebih lengkap.
Sementara dua korban tewas telah dipindahkan ke RS Polri, Kramatjati,
Jakarta Timur, sore ini. "Kami sempat kewalahan tadi menangani banyaknya
korban,
tapi untung dari TNI cepat mengirimkan tenaga bantuan," sambung Kol. Satryo Utomo.
Menyinggung biaya pengobatan korban, ditegaskannya sama sekali tidak ada
biaya yang harus dikeluarkan. Sudah ada jaminan dari PT Jasa Raharja,
Pemprov DKI Jakarta dan PT KAI.
"Sudah ada jaminan soal biaya, maka saya intruktikan ke staf
agar tidak memungut biaya apa pun," tegas perwira TNI AU ini.
Editor: Luhur Hertanto